Sapaan dari Ninis

Halo, semuanya.

Nama aku Ninis, pemilik dan pengisi di blog ini.

Sudah lama sekali sejak terakhir aku membuat postingan di sini, dua tahun lalu, mungkin? Kalau dipikir-pikir, hebat juga blog ini bisa bertahan selama itu. Barusan aku membuka stats site dan menemukan kalau blog ini sudah berdiri sejak tahun 2010, ketika aku duduk di bangku SMP kalau nggak salah. Pada awalnya blog ini dibentuk karena tugas dari guru pelajaran komputerku, SMP dulu. Konten awalnya pun berupa tugas-tugas yang diperintahkan oleh sang guru. Kemudian blog ini berganti nama, berubah menjadi tempatku menuangkan khayalan fantasiku dalam bentuk fanfiksi, gambar dan komik. Sekarang pun, fungsi blog ini mungkin akan berubah lagi.

Semenjak memasuki kuliah, salah seorang teman dekat yang sangat aku kagumi—yang tidak pernah terjun ke dunia tulis menulis sebelumnya—tiba-tiba memutuskan untuk jatuh dan menyelam di dunia itu. Ia mulai mengikuti seminar kepenulisan serta melatih kemampuannya melalui blog. Ia menyampaikan maksud dan desirenya itu padaku, kemudian mengajakku kembali aktif menulis melalui blog lagi. Sedang melalui masa transisi yang berat di perkuliahan, aku tidak langsung mengiyakan, namun secara rutin aku memantau perkembangan teman dekat itu, yang luar biasa rajin dan komit dengan tujuannya. Sebenarnya aku malu mengakui sudah ngestalk blognya sejak ia menulis di blog lama, kemudian di blog barunya pun, masih terus saja aku pantengin perkembangannya.

Ashamed of my own self, after a really long time thinking, i finally decided to write again. So, here i am.

Mungkin ke depannya tidak akan menulis fanfiksi lagi, selain karena tidak ada fanfic multichap yang menggantung untuk diselesaikan—wait, kuperiksa. Beneran nggak ada, kan?—juga karena aku malu dengan perkembangan sang sahabat. Mengaku sebagai orang yang piawai menulis tapi aku tidak juga menulis kembali, bullshitlah diriku ini. Serangga kecil yang jahat dalam tubuhku bilang kalau aku hanya nggak ingin kalah darinya, bahwa menulis ini area-ku, dia nggak berhak ikut-ikut nulis dan jadi pinter nulis juga. Padahal sebenarnya i just adore her so much, okay? Hmpph. Tapi semoga aja serangga itu bertransformasi jadi malaikat dan justru membawa aku kembali ke rutinitas menulis.

(meskipun tidak menutup kemungkinan untuk tetap menulis fanfiksi. Setua ini masih juga aku sering mengkhayal. Hmnn, biarkanlah)

Well, menulis itu jelas butuh komitmen dan kemauan yang besar, sangat besar malah—untuk menulis ini saja sejak bangun aku perlu mengatakan berulang kali pada diriku sendiri; aku harus nulis hari ini, aku harus nulis, aku harus nulis, sebelum akhirnya berhasil duduk di kursi, menghadap meja di depan laptop dan mulai mengetik. Benar-benar perjuangan.

Selain itu, untuk mengawali menulis hal yang baru ini bukan cuman butuh kemauan yang warbiyazahh saja, tapi juga melalui pemikiran yang panjang. Haha. Karena sang sobat tersebut bermigrasi dari blog lamanya dan memulai semuanya di blog yang baru, aku pun tergoda untuk melakukan hal yang sama. Pindah ke yang baru dan memulai hidup baru juga. Tapi setelah beliau bilang telah mengunjungi blog ini, dia justru menyarankanku untuk nggak pindah dan melanjutkan yang sudah ada.

Bagai hewan peliharaan yang jinak—uhm, dia juga memelihara kucing so is that makes me her pet? Her dear cat?—aku patuh. Jadi, di sinilah. Masih di blog ini dengan archieve yang berisi fanfiksi dan hal-hal lucu saksi bisu masa laluku yang lain. Orrrr, should I change the name too? Kata orang nama baru buat hidup baru. How about ninischhdotwordpressdotcom? Mungkin nanti sajalah, belakangan akan kupikirkan.

Sang sobat berusaha semaksimal mugkin mempost tulisannya di blog setiap hari. Haruskah aku melakukan hal yang sama?—wow, aku benar-benar kompetitif. Atau seminggu sekali mencurahkan tulisan apa pun yang pantas di post?

Okey, ive finally write it all. Mudah-mudah besok semangat membaraku masih menyala, sehingga bisa mulai menulis dan mempertahankan komitmen.

Terima kasih untuk semuanya—dan maaf,

 

Ninis—or Ninischh—whatever you’d like me to be.

(01-02-2016 11:21)

Iklan

2 thoughts on “Sapaan dari Ninis”

Mind to give me some advice?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s